STUDI PENGEMBANGAN HUTAN DESA

Bukit Kayangan kab.Kaur. Berdasarkan PP no 6 tahun 2007 pasal 24, Hutan desa adalah hutan negara yang belum dibebani izin/hak yang dikelola oleh desa dan dmanfaatkan untuk kesejahteraan desa.

Secara adat bukit Kayangan merupakan hutan marga Ulu Nasal yang dilidungi dari kerusakan baik oleh masyarakat maupun oleh pihak luar termasuk pemerintah dan perusahaan swasta, secara administratif bukit Kayangan adalah hutan desa Muara Dua dan Sumber Harapan yang tidak boleh di ambil kayunya apalagi untuk di garap menjadi kebun karena bukit ini merupakan penyangga desa dari longsor, banjir dan sebagai pengatur sumber mata air. Masyarakat hanya diperbolehkan memanfaatkan hasil hutan bukan kayu seperti rotan, madu hutan dll. Secara geografis kawasan ini berada diantara 3 bukit dan 2 sungai besar yakni bukit kayangan, bukit bulat dan bukit kumbang (HPT) serta TNBBS.

Dua sungai besar yakni sungai Nasal dan Kulik. Bukit-bukit diatas merupakan hutan penyangga desa dari banjir dan longsor , penyangga sungai serta sebagai pengatur kstabilan sumber mata air pada anak-anak sungai yang mengalir di sepanjang pemukiman/perkebunan masyarakat.

Hal-hal yang disepakati masyarakat dalam pertemuan-pertemuan kampung yang
difasilitasi Ulayat yakni :

Menguatkan peraturan adat/desa tentang pemeliharaan hutan desa, dengan tahapan; musyawarah desa membahas kelembagaan, letak dan aturan pengelolaan hutan desa, disahkan oleh kepala desa bersama BPD dan dditembuskan ke bupati melalui dinas kehutanan dan pemerintah pusat melalui departemen kehutanan.

Masyarakat desa Muara Dua bersepakat untuk tetap menjaga keutuhan bukit Kayangan.

Bagi masyarakat yang berkebun dipersilakan untuk menggarap lahan disekitar bukit Kayangan namun dengan ketentuan-ketentuan mengingat arti penting bukit Kayangan sebagai penyangga kehidupan desa.

Kedepan, hal yang dikhawatirkan masyarakat adalah ketika hutan bukit Kayangan yang sudah mereka rehabilitasi tersebut diambil kayu-kayunya oleh pihak swasta/perusahaan atas izin pemerintah.

KAWASAN PENGEMBANGAN HUTAN DESA BUKIT KAYANGAN

Kawasan pengembangan hutan desa bukit Kayangan yakni seluas diperkirakan mencapai ratusan hektar lebih kurang 600 ha, yang mana secara administratif merupakan wilayah desa Muara dua dan Sumber Harapan. Saat ini masyarakat menggarap kawasan tersebut dengan kebun kopi dan sebagian kecil masyarakat sudahmulaimenanam karet sedangkan untuk kondisi puncaknya masih hutan namun setiap waktu selalu mengalami keterancaman baik dari masyarakat untuk
berkebun maupun dari pengusaha kayu.

Masyarakat dikawasan ini mayoritas berasal dari daerah Lampung, Jawa, Kedurang, Padang Guci dan 10 % pribumi (Semende Ulu Nasal), jumlah masyarakat yang mendiami kawasan ini lebih kurang 300 KK dengan jumlah jiwa lebihkurang 800 jiwa.

PROGRAM PENGEMBANGAN HUTAN DESA BUKIT KAYANGAN

Rencana Program Pengembangan Hutan Desa bukit Kayangan berdasarkan potensi dan masalah :

Memfasilitasi pembuatan peraturan desa/adat dan kelompok pelestari hutan desa bukit kayangan

Kegiatan pembibitan tanaman yang heterogen

Penghijauan bukit kayangan dengan tanaman yang heterogen (karet, meranti, bayur, durian, duku dll).

Mengadakan Pendidikan, pelatihan dan penyuluhan dari pemerintah dan perguruan tinggi bidang kehutanan dan perkebunan

Mengadakan dialog kebijakan bidang kehutanan dan perkebunan dengan pejabat daerah

Susantrijaya

www.ulayat.or.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s